PENGERTIAN PARTISI HARDDISK, FUNGSI, DAN TIPE-TIPENYA.
PENGERTIAN
Partisi berasal dari Bahasa Inggris yakni “Partition” yang artinya adalah Bagian. Partisi adalah sistem berkas atau bagian-bagian media penyimpanan data pada harddisk atau bisa juga proses pembagian ruang-ruang kosong pada harddisk untuk memberikan file system pada ruang kosong yang terdapat pada harddisk, kemudian ruang kosong pada harddisk yang telah diberi file system tersebut, digunakan untuk menyimpan macam-macam data dan sistem operasi. Hardisk dipartisi menjadi dua, dengan harapan bad sektor yang ada akan terpisah pada satu partisi yang tidak terpakai. Setiap partisi dapat dinyatakan oleh sebuah huruf dan akan menjadi drive yang bisa diakses oleh DOS.
FUNGSI
Berikut fungsi partisi pada harddisk, yaitu :
- Multiple File System
Ketika kamu membuat partisi maka kamu harus melakukan pemformatan terlebih dahulu sebelum dapat digunakan. Ketika melakukan file format, harus terlebih dahulu memilih file system.
- Ukuran Partisi
Pada sistem operasi lama ukuran maksimum partisi lebih terbatas. Karena itu memerlukan partisi untuk membagi ukuran partisi harddisk .
- Multiple Sistem Operasi
Mungkin diantara kalian ada yang menginstall berbagai sistem operasi dalam satu komputer, seperti windows 7 dan Ubuntu. Seperti yang kalian sudah ketahui kalau Ubuntu bisa membaca partisi Windows, namun sebaliknya Windows tidak bisa membaca partisi Ubuntu. Maka kalian perlu membuat 2 partisi yang berbeda dan menginstall boot loader untuk menjalankan sistem operasi.
- Ruang Harddisk Yang Lebih
Ketika File System menyimpan data di partisi yang lebih besar, maka akan semakin banyak ruang harddisk kosong. Dengan memiliki berbagai partisi dengan ukuran yang lebih kecil, kamu dapat mengurangi jumlah sampah dari file system.
- File System Terpisah Dengan File System User
Beberapa komponen sistem operasi membutuhkan ruang tersendiri, sedangkan user membutuhkan partisi ruang sendiri. Oleh karena itu, kalian harus membuat partisi yang terpisah dari partisi filesystem sistem operasi.
Berikut 3 (tiga) tipe – tipe partisi, yaitu :
- Partisi Primary
Partisi primary merupakan partisi utama yang berfungsi sebagai partisi yang pertama diakses komputer untuk booting. Partisi Primary digunakan sebagai Bootable yang pertama (drive C) yang berfungsi sebagai Master. Di partisi (C) di pasang sebuah sistem operasi agar dapat di Boot pada awal Booting.
- Partisi Extended
Partisi Extended merupakan partisi utama pada harddisk yang berfungsi untuk mengatasi keterbatasan pembagian harddisk. Partisi Extended di sebut juga pembatas antara Partisi Primary dan Partisi Logical. Partisi Extended tidak menangani pengolahan data secara langsung. Untuk dapat menggunakannya, kita harus menciptakan Partisi Logical terlebih dahulu. Bisa dibilang tipe partisi ini adalah partisi lain selain Partisi Primary.
- Partisi Logical
Partisi Logical merupakan partisi sampingan yang terdapat pada Partisi Extended. Partisi Logical dapat menampung berbagai macam file data. Di partisi ini tidak terdapat sistem operasi seperti Partisi Primary, karena sistem operasi tidak mengenal partisi logical sebagai bootable, walaupun nantinya kita dapat memberikannya sistem ketika proses pemformatan, partisi ini biasanya dikenal sebagai drive berikutnya.
Itulah artikel tentang Pengertian Partisi Harddisk, Fungsi, Dan Tipe-Tipenya. Semoga dengan adanya artikel ini, kalian akan menjadi semakin tahu dan ilmu kalian bisa bertambah.
Terima Kasih.
Advertisements